Selasa, 24 Juli 2012

Jenis-jenis Website


Teknologi web semakin banyak digunakan untuk pembuatan website hingga web application. Jenis-jenis website baru pun mulai bermunculan dan dikembangkan oleh para developer. Website dengan jenis baru lahir sebagai prototype bagi pengembang lain untuk mengembangkan jenis website serupa
Berikut di bawah ini jenis-jenis website yang beredar saat ini dan mulai menjadi trend;
  1. Basic
    Secara basicly website disediakan untuk publikasi informasi. Adapun informasi yang akan disediakan adalah beraneka ragam dari profile pribadi hingga company profile.
    Fokus situs ini adalah publikasi informasi
  2. Search Engine
    Situs search engine adalah situs yang menyediakan mesin pencari. Search engine secara otomatis mencari dan menyimpan data-data situs yang beredar di internet. Adapun materi yang dapat dicari adalah segala sesuatu yang tergabung di dalam website yang terhubung di internet. Seperti mencari sebuah alamat website, file-file multimedia dan grafis yang terkandung di dalam website. Dalam hal ini situs-situs lain berlomba-lomba untuk menduduki tempat tertinggi untuk dapat di cari oleh search engine.
    Fokus situs ini adalah sebagai mesin pencari situs lain
  3. Portal
    Situs jenis portal merupakan pintu gerbang bagi situs lain seperti halnya juga search engine. Tetapi di dalam portal situs-situs tersebut lebih disusun untuk disajikan. Berbeda dengan search engine situs-situs tersebut bukan dicari datanya secara otomatis oleh mesin pencari tetapi disimpan dan dikelola oleh pengelola portal secara dictionary. Umumnya portal-portal besar juga menyediakan layanan internet lain seperti email bagi member dan lain-lain.
    Fokus situs ini adalah sebagai gerbang dan facebook bagi situs lain
  4. Blog
    Blog merupakan buku harian yang terpublish di internet. Seorang pengelola blog dapat dengan bebas menuangkan pikirianya dalam bentuk tulisan ke dalam website ini. Tulisan tersebut selanjutnya disimpan di database dan di publish di internet. Fungsional situs ini adalah publikasi dalam bentuk artikel di internet.
    Fokus situs ini adalah manajemen artikel
  5. Networking
    Situs jenis networking adalah situs penyedia yang menampung member-member untuk membentuk suatu komunitas. Sehingga member-member di dalam website tersebut dapat saling berkomunikasi dan bertukar pikiran. Di dalam website ini sesama member dapat saling berkenalan dan menjalin relasi satu sama lain. Pertukaran pesan dan testimonial pun terjadi diantara member yang belum atau sudah menjalin relasi.
    Fokus situs ini adalah friend relationship atau berteman dan berkomunitas di dalam internet
  6. Forum
    Forum adalah situs membership seperti networking juga. Tetapi tidak berfokus pada friend relationship seperti situs networking. Situs ini lebih berfokus sebagai ajang diskusi di internet. Adapun diskusi dalam bentuk tulisan yang diposting oleh member di organisasikan dengan lebih baik hingga perkategori yang terdiri dari berbagai sub-sub. Tujuan situs ini adalah wadah saling bertukar pikiran dalam diskusi.
    Fokus situs ini adalah forum diskusi online
  7. News
    News site adalah situs yang mengelola berita untuk di publish ke internet. Pengelola website dapat mengelola yaitu antara lain menulis dan memanage berita. Kemudian user internet dapat melihat informasi berita tersebut melalui website.
    Fokus situs ini adalah manajemen berita
  8. Event Organizer
    Situs jenis ini adalah situs yang mengelola manajemen informasi pengadaan acara. Informasi yang disajikan situs ini biasanya berorientasi waktu, misalnya informasi kapan diadakannya sebuah event, event yang terlewatkan dan event yang akan diadakan nantinya. Di dalamnya juga terdapat keterangan deskripsi tentang event tersebut dan judul event.
    Fokus situs ini adalah manajemen informasi event
  9. Gallery
    Gallery site menyediakan fasilitas publikasi foto dan gambar secara online. Pengelola website dapat menyimpan foto atau gambar yang diinginkan lalu dikategorikan dan di manage setelah itu di publish.
    Fokus situs ini adalah publikasi foto dan gambar
  10. Multimedia Streaming
    Video streaming dan audio streaming sekarang merupakan trend baru dari dunia website. Di dalam situs jenis ini seseorang dapat menonton atau mendengarkan secara langsung multimedia melalui web. Untuk membangun situs ini diperlukan server yang memiliki koneksi internet yang high dan up stream, ini dikarenakan file-file multimedia yang relatif berukuran besar.
    Fokus situs ini adalah publikasi audio dan video online
  11. E-Commerce
    Situs dengan sistem e-commerce adalah situs yang bertujuan untuk melakukan perdagangan melalui media internet. Pengelola dapat mengorganisir barang-barang yang ingin dijual lalu mempublikasikan secara online beserta harganya. Ada juga yang menyediakan transaksi online melalui website ini. Yang jelas dalam hal ini website dimanfaatkan sebagai toko di dalam internet.
    Fokus situs ini adalah perdagangan online
  12. E-Learning
    E-Learning merupakan situs yang menyediakan pembelajaran online melalui internet. Pembelajaran dilakukan melalui berbagai media seperti tulisan, gambar hingga multimedia.
    Fokus situs ini adalah pembelajaran online.

Jumat, 22 Juni 2012

Konfigurasi DNS Server Windows 2003 Server


DNS (Domain Name System, bahasa Indonesia: Sistem Penamaan Domain) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surat elektronik (email) untuk setiap domain.

Langkah-langkah konfigurasi DNS Server
1. Pertama kita masukkan CD Windows Server 2003 pada CD-ROM
2. Mulai dengan klik start menu
3. Lalu pilih “Control Panel”
4. Kemudian pilih “add or remove programs”. Setelah anda memilih Add or remove a tool, computer akan bekerja dan segera tampil tayangan berikutnya.
5. Tidak lama setelah itu, computer menampilkan semua komponen yang telah diinstall. Lalu kita pilih “add or remove windows components”
6. Pada windows components pilih “Networking services” untuk menginstall apa yang kita butuhkan.,
7. Kemudian pilih “Detail”
8. Pada detail networking services, beri tanda “centang” pada DNS. Kemudian Next untuk melanjutkannya
9. Tunggu beberapa saat supaya computer mencopy file dari Cd. Lalu Finish

10. Setelah DNS diinstall, pilih “DNS” pada “Administrative tools”

11. Setelah tampil klik kanan pada “Forward Lookup Zones”, lalu kita pilih “New Zone…”

12. Klik Next untuk melanjutkannya.
13. Pada “Zone Type” atau Tipe zona, kita pilih “Primary zone”. Lalu klik next untuk keterangan selanjutnya.
14. Setelah itu kita akan mengisi nama zona. Contohnya :
· Zone name : boss.com
Lalu klik next lagi.

15. Setelah itu muncul kotak dialog “Zone File”. Kita akan memilih “Create a new file with this file name” untuk membuat file baru dengan nama yang tertera pada bawah option. Setelah itu klik next
16. Pada “Dynamic Update” biarkan saja pilihan kita pada “Do not allow dynamic updates”. Kemudain klik next

17. Setelah semua Complete., klik Finish.
18. Pada folder Forward Lookup Zones telah ada folder boss.com. sekarang kita akan membuat “Host” pada folder “boss.com”

19. Klik kanan pada “boss.com”, lalu pilih “New Host(A)…”
20. Lalu kita isi nama dan IP Addressnya. Contoh :
· Name (uses parent domain name if blank) : www
· IP_address : 172.24.0.1

Setelah diisi, klik “Add Host”. Host pun telah terbuat. Lalu kita akan membuat Alias baru atau pengganti nama dari IP Address menjadi nama server

21. Klik kanan pada “boss.com”, lalu pilih “New Alias (CNAME)…”

22. Pada “New Resource Record”, isi nama pada “Alias name (uses parent domain if left blank)”. Lalu klik “Browse untuk mencari host yang telah kita buat sebelumnya tadi. Kemudian klik ok
23. Konfigurasi DNS pun selesai

DNS (Domain Name Server) adalah mentranslate atau mengubah sebuah IP Address menjadi sebuah nama yang disebut dengan Domain, ataupun sebaliknya.

Kamis, 07 Juni 2012

Membuat Baca Selengkapnya di Blog

Mungkin masih ada yang bingung bagaimana membuat ‘Baca Selengkapnya’ atau ‘Read More’ di blogger/blogspot. Kalau di wordpress memang lebih mudah. Tapi di sini saya akan membahas tentang
membuat ‘Baca Selengkapnya’ di blogger/blogspot. Berikut langkah-langkahnya.
1.  Masuk ke Rancangan atau Layout, kemudian pilih Edit HTML.
2.  Centang checkbox ‘Expand Widget Template’ yang terletak di atas kanan kode html.
3.  Cari kode berikut. Kira-kira ¼ dari bawah kode html, atau bisa menggunakan fasilitas find di browsermu (Ctrl + F)
<data:post.body/>
4.  Kalau sudah ketemu, ganti kode tersebut dengan kode di bawah ini.!!
<b:if cond=’data:blog.pageType == “item”‘>
<style>.fullpost{display:inline;}</style>
<p><data:post.body/></p>
<b:else/>
<style>.fullpost{display:none;}</style>
<p><data:post.body/></p>
<a expr:href=’data:post.url’>Baca Selengkapnya….</a>
</b:if>
Kata ‘Baca Selengkapnya….’ bisa diganti sesuai keinginan kalian.
5.  Simpan hasil pengeditan
6.  Masuk ke Setelan atau setting, kemudian pilih format
7.  Pada kotak ‘Post Template’ masukkan kode berikut
<span>
</span>
8.  Kemudian simpan
9.  Saat membuat postingan baru, pilih tab ‘Edit Html’. Secara otomatis di sana akan terdapat kode seperti pada point 7 di atas
10.  Ketik postingan yang akan ditampilkan di halaman utama (sebelum ‘Baca Selengkapnya’) di atas kode <span class=”fullpost”>. Sementara sisanya ketik di antara kode <span class=”fullpost”> dan </span>.
11. Selamat mencoba…

http://allnitecafe.wordpress.com/2012/03/29/membuat-baca-selengkapnya-di-blog/#more-1751

Senin, 28 Mei 2012

Jadwal Kegiatan Uji Level

Jadwal Kegiatan Uji Level Kompetensi Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak

Kelas X RPL 1
Pelaksanaan     :
Hari Senin
Tanggal 11 Juni 2012
Jam 08.00 s/d selesai

Kelas X RPL 2
Pelaksanaan    :
Hari Selasa
Tanggal 12 Juni 2012
Jam 08.00 s/d selesai

Kelas XI RPL
Pelaksanaan
Hari Rabu
Tanggal 13 Juni 2012
Jam 08.00 s/d selesai

Materi :
Kelas X RPL : Web Statis, Web Dinamis Dasar
Kelas XI RPL : Web Dinamis Lanjut


Sabtu, 26 Mei 2012

Selamat ...

Selamat atas keberhasilan siswa siswi RPL SMKN 1 Cibinong yang telah berhasil menuntaskan pendidikan SMK.
Selamat dan sukses ....

Selasa, 22 Mei 2012

Kompetensi RPL

   Dasar Kompetensi Kejuruan


STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
1.  Merakit personal computer
1.1   Merencanakan kebutuhan dan spesifikasi
1.2   Melakukan instalasi komponen PC
1.3   Melakukan keselamatan kerja dalam merakit komputer
1.4   Mengatur komponen PC menggunakan software (melalui setup BIOS dan aktifasi komponen sistem operasi).
1.5   Menyambung periferal menggunakan Software
1.6   Memeriksa hasil perakitan PC dan pemasangan periferal.
2.  Melakukan instalasi sistem operasi dasar
2.1   Menjelaskan langkah instalasi sistem operasi
2.2   Melaksanakan instalasi software sesuai Installation Manual
2.3   Mengecek hasil instalasi menggunakan software (sampling)
2.4   Melakukan troubleshooting.
3.  Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH)
3.1   Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
3.2   Melaksanakan prosedur K3
3.3   Menerapkan konsep lingkungan hidup
3.4   Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.

Kompetensi Keahlian RPL


STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
1.  Menerapkan teknik elektronika analog dan digital dasar
1.1   Menerapkan teori kelistrikan
1.2   Mengenal komponen elektronika
1.3   Menggunakan komponen elektronika
1.4   Menerapkan konsep elektronika digital
1.5   Menerapkan sistem bilangan digital
1.6   Menerapkan elektronika digital untuk komputer.
2.  Menerapkan algoritma pemrograman tingkat dasar
2.1   Menjelaskan struktur algoritma
2.2   Membuat alur logika pemrograman
2.3   Menjelaskan Data Flow Diagram (DFD)
2.4   Membuat diagram alir pemrograman
2.5   Menjelaskan varian dan invariant
2.6   Menerapkan pengelolaan array.
3.  Menerapkan algoritma pemrograman tingkat lanjut
3.1   Menjelaskan prinsip array multi dimensi
3.2   Mengunakan array multi dimensi
3.3   Menggunakan prosedur dan fungsi
3.4   Menggunakan library pemrograman grafik.
4.  Membuat basis data
4.1   Mengidentifikasi struktur hirarki basis data
4.2   Menjelaskan Entity Relationship Diagram (ERD)
4.3   Menerapkan normalisasi basis data
4.4   Membuat database management system (DBMS).
5.  Menerapkan aplikasi basis data
5.1   Menjelaskan jenis perintah SQL
5.2   Membuat table basis data
5.3   Menerapkan query pada basis data
5.4   Membuat form basis data
5.5   Menerapkan macro pada basis data
5.6   Membuat report.
6.  Memahami pemrograman visual berbasis desktop
6.1   Menjelaskan IDE aplikasi bahasa pemograman
6.2   Menjelaskan objek aplikasi bahasa pemograman
6.3   Menjelaskan user interface aplikasi bahasa pemograman
6.4   Menjelaskan tipe file
6.5   Menjalankan aplikasi.
7.  Membuat paket software aplikasi berbasis desktop
7.4.  Menjelaskan menu aplikasi
7.5.  Menyiapkan sistem komputer
7.6.  Mendemonstrasikan aplikasi paket installer
7.7.  Menyimpan installer aplikasi
7.8.  Menghubungkan aplikasi dengan basis data.
8.  Mengoperasikan sistem operasi jaringan komputer
8.1   Menjelaskan fungsi periferal jaringan komputer
8.2   Mengidentifikasikan ketersambungan jaringan
8.3   Mengoperasikan aplikasi jaringan komputer
8.4   Melakukan pemutusan jaringan.
9.  Menerapkan bahasa pemrograman SQL tingkat dasar
9.1   Menjelaskan konsep pengoperasian bahasa pemrograman (SQL)
9.2   Mempersiapkan perangkat lunak SQL
9.3   Mendeskripsikan menu aplikasi SQL
9.4   Membuat tabel
9.5   Mengoperasikan tabel dan table view.
10.   Menerapkan bahasa pemrograman SQL tingkat lanjut
10.1   Menentukan formula pembentukan data dengan batasan waktu
10.2   Membuat prosedur dan fungsi
10.3   Menulis kode program pembangkitan data dengan batasan waktu
10.4   Mengoperasikan trigger.
11.   Menerapkan dasar-dasar pembuatan web statis tingkat dasar
11.1   Menjelaskan konsep dasar dan teknologi Webpage
11.2   Menjelaskan struktur dokumen HTML
11.3   Menambahkan objek pada web
11.4   Membuat tabel pada web
11.5   Membuat Link pada web
11.6   Menyimpan dokumen
11.7   Menguji dokumen.
12.   Membuat halaman web dinamis tingkat dasar
12.1   Menjelaskan konsep pembuatan halaman web dinamis
12.2   Mempersiapkan lingkungan teknis
12.3   Membuat halaman web dinamis sederhana
12.4   Menambahkan fungsi-fungsi pada halaman web dinamis
12.5   Menguji halaman web dinamis.
13.   Membuat halaman web dinamis tingkat lanjut
13.1   Menjelaskan konsep pemrograman web dinamis
13.2   Mempersiapkan pembuatan aplikasi
13.3   Membuat web menggunakan bahasa script.
14.   Merancang aplikasi teks dan desktop berbasis objek
14.1   Menjelaskan dasar-dasar pemrograman
14.2   Menerapkan fungsi
14.3   Menerapkan pointer
14.4   Menjelaskan class
14.5   Merancang aplikasi berorientasi objek.
15.   Menggunakan bahasa pemrograman berorientasi objek
15.1   Menggunakan tipe data control program
15.2   Membuat class
15.3   Membuat inheritance, polimorphy, overloading, dan friends
15.4   Membuat interface dan paket
15.5   Mengkompilasi program berorientasi objek.
16.   Merancang program aplikasi web berbasis objek
16.1   Menjelaskan file I/O (Input/Output), tipe data dan variable pada java programming
16.2   Menjelaskan exception handling
16.3   Menjelaskan applet
16.4   Menerapkan konektivitas basis data.
17.   Membuat aplikasi basis data menggunakan SQL
17.1   Menjelaskan kebutuhan software
17.2   Membuat Entity Relationship Diagram (ERD)
17.3   Membuat Data Flow Diagram (DFD)
17.4   Mempersiapkan lembar kerja Basis Data
17.5   Menggunakan sintaks-sintaks khusus SQL
17.6   Membuat Query Basis Data.
18.   Mengintegrasikan basis data dengan sebuah web
18.1   Menjelaskan prosedur pengintegrasian sebuah basis data dengan sebuah situs web
18.2   Mempersiapkan basis data
18.3   Membuat login pada basis data
18.4   Membuat koneksi basis data pada web
18.5   Menguji konektivitas basis data pada web.
19.   Membuat program basis data
19.1   Menjelaskan konsep pembuatan DBMS berbasis Client-Server
19.2   Menggunakan SQL
19.3   Menggunakan stored procedures
19.4   Menggunakan triggers
19.5   Menggunakan administrasi SQL
19.6   Menjelaskan struktur program aplikasi
19.7   Menerapkan SQL.
20.   Membuat aplikasi web berbasis JSP
20.1   Menjelaskan kebutuhan software
20.2   Menjelaskan dasar-dasar JSP
20.3   Membuat aplikasi web berbasis JSP
20.4   Menyiapkan server untuk aplikasi web berbasis JSP
20.5   Menyimpan state (kondisi) ke dalam server dan client.